Posts

Showing posts with the label Ilmu Statika

Besaran pokok dan besaran turunan

Image
Besaran pokok adalah besaran yang ditentukan lebih dulu berdasarkan kesepakatan para ahli, besaran pokok mempunyai ciri khusus diperoleh dari pengukuran langsung dan mempunyai satu satuan. besaran pokok yang paling umum ada 7 macam : 1.panjang (m) 2.massa (kg) 3.waktu (s) 4.kuat arus listrik (A) 5.intensitas cahaya (cd) 6.jumlah zat (mol) 7.suhu(K) Besaran turunan  adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok, besaran turunan mempunyai ciri khusus diperoleh dari pengukuran langsung dan tidak langsung dan mempunyai lebih dari satu satuan. Besaran berdasarkan arah terdiri dari 2 macam 1.besaran vektor : besaran yang mempunyai nilai dan arah 2.besaran skalar : besaran yang hanya mempunyai nilai saja contoh : besaran vektor :                        besaran skalar : 1.perpindahan               ...

Jenis dan Macam Gaya

Image
A. Gaya Tak Sentuh Adalah gaya yang terjadi tanpa adanya sentuhan langsung dengan benda. contoh : gaya gravitasi gaya magnet gaya listrik Jenis gaya ditinjau dari letak/ posisi gaya 1. Gaya Luar Gaya yang bekerja pada suatu benda/ struktur . gaya luar terbagi menjadi 2, yaitu : muatan dan reaksi 2. Gaya Dalam  Gaya yang melawan gaya yang bekerja pada suatu struktur atau gaya yang terjadi dalam suatu struktur, gaya dalam terbagi 3 : Gaya lintang : gaya yang bekerja tegak lurus sumbu Gaya normal : gaya yang bekerja sejajar sumbu Gaya momen : gaya yang menahan lentur sumbu Pembebanan berdasarkan penyebabnya terbagi menjadi : Gaya karena berat sendiri Gaya angin Gaya gempa Jenis Gaya berdasarkan sifatnya : Gaya mati : gaya yang selalu ada (permanen) contoh : berat rangka Gaya hidup : gaya yang sifatnya tidak permanen contoh : mobilyang lewat dijalan raya

Menghitung Momen Gaya Ilmu Statika

Image
Pembebanan ( loading ) pada Konstruksi Bangunan telah diatur pada Peraturan Pembebanan Indonesia untuk gedung (PPIUG) tahun 1983. Oleh karena itu supaya lebih mendalam diharapkan peserta diklat membaca peraturan tersebut, karena dalam uraian berikut hanya diambil sebagian saja. Ada 5 macam pembebanan yaitu : a. Beban mati (berat sendiri konstruksi dan bagian lain yang melekat) b. Beban hidup (beban dari pemakaian gedung seperti rumah tinggal, kantor, tempat pertunjukkkan) c. Beban angin (beban yang disebabkan oleh tekanan angin) d. Beban gempa (beban karena adanya gempa) e. Beban khusus (beban akibat selisih suhu, penurunan, susut dan sebagainya) Berdasarkan wujudnya beban tersebut dapat diidealisasikan sebagai (1) beban terpusat, (2) beban terbagi merata, (3) beban tak merata (beban bentuk segitiga, trapesium dsb). Beban-beban ini membebani konstruksi (balok, kolom, rangka, batang dsb) yang juga diidealisasikan sebagai garis sejajar dengan sumbunya. Beban terpusat adalah beban yang ti...

Jenis-jenis Elemen Struktur

Jenis-jenis elemen struktur dapat dikategorikan sebagai berikut : 1. Balok dan Kolom Struktur yang dibentuk dengan cara meletakkan elemen kaku horisontal di atas elemen kaku vertikal adalah struktur yang umum dijumpai. Elemen horizontal (balok) sering disebut sebagai elemen lentur, yaitu memikul beban  yang bekerja secara transversal dari panjangnya dan mentransfer beban tersebut ke kolom vertikal yang menumpunya. Kolom dibebani beban secara aksial oleh balok, kemudian mentransfer beban tersebut ke tanah. Kolom yang memikul balok tidak melentur ataupun melendut karena kolom pada umumnya mengalami gaya aksial tekan saja. 2. Rangka Rangka mempunyai aksi struktural yang berbeda dengan jenis balok-tiang, karena adanya titik hubung kaku antara elemen vertikal dan elemen horisontal. Kekakuan titik hubung ini memberikan banyak kestabilan terhadap gaya lateral. Kekakuan titik hubung adalah salah satu dari berbagi jenis hubungan yang  ada di antara berbagai elemen struktur. Pada sistem...

Tahapan Pembangunan Struktur

Ilmu statika pada dasarnya merupakan pengembangan ilmu fisika yang menjelaskan kejadian alam sehari-hari yang berkaitan dengan gaya-gaya yang bekerja. Pada pokok bahasan ini, dalam dunia konstruksi, pekerjaan seorang insinyur sipil secara garis besar dapat dikategorikan sebagai berikut : 1. Bidang perencanaan (design) bangunan sipil. 2. Bidang pelaksanaan (construction) bangunan sipil. 3. Bidang perawatan/perbaikan (maintenance/repair) bangunan sipil. Salah satu fungsi utama bangunan sipil adalah mendukung gaya-gaya yang berasal dari beban-beban yang dipikulnya, sebagai contoh yaitu: 1. Jembatan/jalan, mendukung gaya-gaya yang berasal dari beban arus lalu lintas yang melintasi jembatan atau jalan tersebut. 2. Dinding penahan tanah (retaining wall), berfungsi menahan gaya timbunan tanah pada dinding retaining wall. 3. Bendung, berfungsi menampung air 4. Lantai pada gedung, berfungsi memikul beban hidup, beban mati dan beban mati tambahan yang bekerja. Oleh karena itu, penguasaan ilmu st...

Ilmu statika dan besaran konstruksi bangunan

Ilmu statika : Ilmu yang mempelajari tentang keseimbangan gaya Kinematika : Ilmu yang mempelajari gerak benda Dinamika    : Ilmu yang mempelajari gerak dan penyebab benda itu bergerak statika mencakup : 1. perhitungan stabilitas  : dilakukan agar bangunan selalu kokoh 2. perhitungan dimensi   : yang menentukan ukuran-ukuran bahan yang diperlukan 3. perhitungan kekuatan : yang dilakukan untuk memeriksa apakah pada konstruksi terjadi perubahan bentuk 4. perhitungan kontrol   : yang dilakukan dengan tujuan memeriksa apakah bangunan yang akan didirikan cukup kuat / cukup kaku terhadap beban-beban yang direncanakan. Besaran Besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur/ dihitung dinyatakan dengan angka dan mempunyai satuan. besaran berdasarkan cara memperoleh dapat dibedakan menjadi 3 macam, yaitu : a. Besaran fisika : besaran yang diperoleh dari pengukuran b. Besaran non fisika : besaran yang diperoleh dari perhitungan contohnya : jumlah besaran men...

Materi Terbaru